Saturday, December 11, 2010

Booting di Notebook Chrome OS Cuma 10 Detik

CALIFORNIA - Secara resmi Google memperkenalkan netbook berbasis Chrome OS-nya kepada konsumen Amerika Serikat (AS), Selasa kemarin waktu setempat. Ada beberapa spesifikasi yang ditawarkan oleh notebook ini.

Diklaim oleh Google, notebook yang bekerja sama dengan Verizon tersebut mampu melakukan booting kurang dari 10 detik saja. Mengusung layar 12.1 inci dengan keyboard berukuran penuh dan touch pad pada sisi lainnya, membuat notebook ini semakin mantap.

Dilansir melalui TG Daily, Rabu (8/12/2010), notebook Chrome OS pertama ini akan akan tersedia untuk dijual oleh Acer dan Samsung pada paruh pertama tahun 2011 mendatang. Kekuataan baterai notebook ini sendiri mampu mencapai 8 jam dan delapan hari waktu siaga.

Kendati akan tiba awal tahun nanti, model-model tambahan berdasarkan berbagai faktor bentuk yang dirancang oleh vendor lainnya, diharapkan tiba akhir tahun ini.

Cegah 'Wikileaks II', AS Larang Gunakan DVD dan Flashdisk

NEW YORK - Militer Amerika Serikat tak ingin kasus bocornya dokumen diplomatik oleh WikiLeaks terulang. Pihak Militer AS pun langsung mengeluarkan kebijakan ketat tentang larangan penggunaan cakram DVD dan perangkat yang memiliki koneksi USB drive ke komputer pihak militer.

Larangan itu merupakan hasil pemikiran pihak militer mengingat bocornya dokumen diplomatik AS dibocorkan melalui keping DVD. Diduga seorang Prajurit, Bradley Manning 'membakar' korespondensi diplomatik ke keping DVD yang bertanda 'Lady gaga' dan memberikannya kepada Wikileaks.

PCWorld, Sabtu (11/12/2010), melaporkan, sanksi yang akan diberikan kepada Anggota yang melanggar larangan tersebut akan sangat keras. Bahkan tak segan-segan, bagi setiap anggota militer dan karyawan yang tetap keukeuh menggunakan USB drive akan diseret ke pengadilan militer.

Diakui, pihak militer AS, penerapan kebijakan tersebut akan menemui banyak kendala, tapi setidaknya langkah tersebut dapat mencegah terjadinya kebocoran dokumen.

Kebijakan pelarangan penggunaan DVD dan flash memory dinilai sebagian kalangan sebagai reaksi berlebihan, belum lagi saat ini adalah era komputasi awan.

WikiLeaks sejak November silam mengklaim telah memiliki bocoran sekira 251 ribu dokumen diplomatik AS. 


sumber : Okezone.com

Bunga Bangkai Bermata Dajal

BOGOR -  Warga Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat digegerkan dengan munculnya bunga bangkai yang aneh. Pasalnya, bunga bangkai ini tidak seperti biasanya. Di bunga bangkai tersebut muncul dua mata berwarna putih.

Warga menyebutnya sebagai mata dajal. Kini bunga bangkai yang berada di Kampung Sawo RT 12 RW 04, Desa Cariu, Kecamatan Cariu menjadi tontonan warga setiap harinya. 

Bunga bangkai dajal pertama kalinya diketahui Maijah (55), saat itu Maijah sedang membersihkan halaman rumahnya. Namun saat bersih-bersih tiba-tiba Maijah melihat bunga aneh yang tumbuh di samping rumahnya. 

Melihat keanehan bunga bangkai tersebut, Maijah melaporkan temuannya ini kepada tetangganya serta Ketua RT setempat. Spontan, selang beberapa menit kemudian banyak warga sekitar yang berdatangan untuk menyaksikan secara langsung bunga tersebut. “Saat ini kondisi bunga tersebut sudah mulai melayu dan bunga bangkai ini memiliki tanda seperti bola mata dajal,” ujar Maijah kepada wartawan, Sabtu (11/12/2010). 

Sementara itu warga lain mengaku munculnya bunga bangkai yang memiliki mata dajal diyakini akan terjadi hal hal yang tidak diinginkan, seperti bencana alam dan lainnya. Menurut warga, dajal merupakan orang yang jahat dan akan muncul saat akhir kiamat. Selain itu dajal juga memiliki mata besar.


sumber : Okezone.com

Thursday, November 25, 2010

10 Alasan Mengapa Anggota DPR Tidur Saat Sidang

Anggota DPR banyak yang tertangkap kamera tidur saat sidang. Apa alasan mereka tidur? Ini dia 10 alasan nyelenehnya. Mudah-mudahan alasan di bawah ini tidak benar, jadi kita mengharapkan anggota DPR tidak tidur saat sidang.

1. Anggota DPR selalu menghargai nasehat orangtua. Kata orang tua tidur siang itu penting dan sehat, supaya terhindar dari penyakit berbahaya dan awet muda.

2. Tidur tidak tidur, mereka dibayar. Jadi, lebih baik tidur

3. Pasti akan gantuk mendengar pembicaraan berbelit, tidak berisi, penuh daya khayal, munafik, berliku, kaku, tak ada tujuan pasti arahnya,


4. Kalau ingin menjatuhkan musuh besarnya seperti seperti Sri Mulyani anggota DPR pasti bersemangat dan pantang menyerah. Dijamin 7 hari 7 malam melek terus karena demi memperjuangkan kepentingan dirinya dan partainya,

5. Tidak semua anggota DPR tidur. Mereka hanya tidur bila bicara soal rakyat. Tapi bila sudah bicara tentang duit, gaji, tunjangan, posisi jabatan, proyek, matanya melek smua hingga dinihari.

6. Mereka tidak tidur. Mereka sedang merenung dan bermimpi bagaimana agar rakyatnya dan dirinya tambah kaya, setidaknya balik modal, karena gajinya banyak disetor ke kas partai, bayar cicilan vila dan mobil mewah, dan konstituen! Pada saat yang sama gerak mereka tak bebas lagi setelah ada KPK.

7. Karena yang dibahas dalam sidang tidak menyangkut kepentingan diri sendiri dan partainya. Seandainya menyangkut individu dan partai, pasti diskusi dan interupsi tak pernah putus.

8. Ruang sidang sangat nyaman tempatnya dingin harum dan kursinya nyaman sekali. Makanya kalo sudah duduk lupa berdiri.

9. Mereka memikirkan nasib bangsa ini tanpa henti. Jadi kalo pas sidang mereka tidur kelelahan, biar masyarakat bisa melihat betapa “capek” mengurus bangsa ini.

10. DPR selalu menjujung tinggi hukum dan undang-undang dalam setiap mengemukakan pendapat. Dalam aturan tata tertib persidangan, hanya dilarang mengganggu jalannya sidang. Sehingga, tidur saat sidang tidak melanggar aturan dan undang-undang.

Sejarah Hari Guru Nasional

diawali dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912, kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) tahun 1932.Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata “Indonesia” yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya, kata “Indonesia” ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.namun Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas.
 Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 – 25 November 1945 di Surakarta. Melalaui kongres ini, segala organisasi