Wednesday, October 6, 2010
Orang Baik Sulit Dapat Promosi?
ORANGTUA atau para ahli selalu menyarankan agar seorang karyawan bisa bekerja dengan baik dan berperilaku baik jika ingin cepat mendapatkan promosi. Namun kenyataannya, orang baik sering kali menjadi orang terakhir yang diperhitungkan untuk mendapat promosi. Apa yang salah?
15 Hal Tabu Diucapkan kepada Bos
“PIKIR dulu, baru bicara”. Kalimat bijak ini memang layak dipraktikkan kapan saja dan di mana saja, terutama jika berhadapan dengan atasan Anda. Jika tidak, bisa-bisa dia menghambat karier Anda.
Suka atau tidak, bos adalah orang yang memiliki kekuasaan terhadap karyawan. Sebagai konsekuensinya, Anda sebagai karyawan harus menjaga sikap dan perilaku di hadapannya. Karena itulah, banyak ahli memberikan tip cara berkomunikasi yang baik dengan atasan.
Website karier, monster.com mencoba menanyakan para atasan tentang kalimat apa saja yang tidak mereka sukai yang diungkapkan karyawannya. Berikut lima belas poin yang mereka sebutkan.
1. Saya melakukan semua ini demi uang
Tak ada bos yang ingin mendengar bahwa satu-satunya motivasi Anda bekerja atau muncul di kantor hanya karena uang. Pasalnya, ini bisa jadi menimbulkan persepsi bahwa Anda akan bekerja dengan tidak maksimal. Toh, tiap akhir bulan Anda akan tetap digaji. Bos Anda mungkin tahu bahwa Anda hanya bekerja untuk uang, bukan karena minat atau ingin membuat prestasi, tapi sebaiknya hal tersebut tak perlu dikatakan langsung kepada bos Anda.
2. Saya terjebak utang
Masalah keuangan Anda jelas bukan tanggung jawab atasan Anda. Kecuali memang ada masalah pembayaran dari perusahaan yang menyangkut karyawan secara keseluruhan.
3. Saya akan keluar setelah ….
Jika Anda punya rencana masa depan untuk bekerja di perusahaan multinasional atau membangun usaha sendiri atau sekolah di luar negeri, jangan katakan hal tersebut kepada atasan. Alasan pertama, bos Anda bisa menganggap bahwa Anda tak sungguh-sungguh bekerja dengan sepenuh hati di perusahaan tersebut. Kedua, dia bisa saja langsung mencari pengganti Anda sebelum Anda benar-benar mengundurkan diri dari perusahaan tersebut. Jika Anda tetap ingin mengatakan, katakan secara samar saja, jangan diucapkan dengan lugas.
4. Ini bukan salah saya
Berhenti bertingkah seperti anak kecil dan mulailah mengambil tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah. Jika masalah tersebut disebabkan oleh Anda, maka lebih baik untuk mengatakan “apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya?” daripada mengatakan, “ini bukan salah saya”.
5. Saya bosan/pekerjaan ini membosankan
Jika Anda bosan, maka sebaiknya Anda mencari jalan keluarnya, bukan dengan curhat kepada bos Anda. Tingkatkan keterampilan Anda, cari jalan bagaimana agar Anda bisa meraih pekerjaan yang Anda inginkan. Intinya, fokus pada solusi, bukan masalah.
6. Saya berpesta semalaman
Berpesta memang tak ada salahnya. Namun jika Anda berpesta sampai pagi atau berpesta hingga mabuk dan muncul di kantor dengan wajah yang tidak segar atau konsentrasi kerja yang minim, maka bos akan menganggap Anda sebagai karyawan yang tidak bisa mengontrol diri sendiri dan tidak bertanggung jawab. Jadi, lebih baik simpan detail cerita pesta Anda untuk Anda sendiri. Tak perlu diceritakan kepada bos.
7. Pekerjaan saya terlalu mudah
Jika Anda mengatakan ini, bisa jadi Anda akan “dipaksa” untuk mengundurkan diri dan mereka akan mencari orang yang bisa digaji lebih murah untuk mengerjakan pekerjaan Anda.
8. Saya tidak bisa bekerja sama dengan mereka. Saya benci mereka
Sebelum Anda mengadu kepada bos, lebih baik, jika Anda benar bermasalah dengan rekan kerja, atasi dulu masalah itu sendiri. Jika cara yang Anda lakukan tak juga berhasil, barulah Anda mengonsultasikannya kepada atasan.
9. Saya tidak bisa melakukannya karena saya memiliki pekerjaan sampingan
Dalam pikiran atasan Anda, jika Anda menolak sebuah tugas karena Anda sibuk dengan pekerjaan sampingan Anda, maka atasan bisa jadi akan mempertanyakan prioritas Anda atau malah memberhentikan Anda dari pekerjaan karena dianggap tidak loyal pada perusahaan.
10. Bagaimana Anda melakukannya tanpa internet?
Walaupun bukanlah sebuah “dosa besar”, namun kalimat ini bisa membuat bos Anda merasa sangat tua atau berada dari generasi yang jauh berbeda dengan Anda.
11. Menghela napas, menyeringai, mata berputar-putar
Bahasa tubuh bisa berarti lebih banyak daripada kata-kata. Jika ada perkataan atau perilaku bos yang tidak menyenangkan Anda, cobalah untuk memasang wajah tanpa emosi atau diam saja demi kebaikan Anda.
12. Kerjakan saja sendiri
Sekali-kali jangan pernah mengatakan hal ini kepada bos Anda. Dia atasan Anda, dan dialah yang “menguasai” Anda, bukan sebaliknya.
13. Selalu seperti ini cara mengerjakannya
Jika bos Anda mengkritik cara Anda mengerjakan tugas, jangan mengatakan kalimat tersebut. Jika Anda yakin bahwa cara Anda adalah yang terbaik, sampaikan dengan argumen yang masuk akal, bukan dengan cara yang memperlihatkan kalau pikiran Anda tidak terbuka terhadap hal-hal baru.
14. Saya akan jodohkan Anda
Hindari campur tangan terhadap urusan pribadi bos Anda. Anda bisa jadi memiliki hubungan yang dekat dengannya. Namun tetaplah bersikap profesional.
15. Maaf, saya sedang mencari inspirasi
Jika Anda tertangkap basah sedang memejamkan mata dengan posisi yang mirip orang tidur, akui sajalah bahwa Anda memang tertidur daripada berbohong kepada atasan Anda.
Sumber : www.okezone.com
Pisang Bisa Mencegah Epidemi HIV
TAHUKAH Anda, pisang mengandung lektin yang mampu mengenali dan mencegah menjangkitnya virus ke dalam tubuh. Lektin pada pisang cukup efektif untuk mencegah epidemi virus HIV melalui hubungan seksual; dengan cara mengoleskan pada alat kelamin.
Tahukah Anda, pisang dikenal sebagai salah satu makanan yang memberi energi. Pisang merupakan buah yang sarat gizi, hampir tidak mengandung lemak dan mudah dicerna. Pisang memiliki kandungan mineral, kalium dan karbohidrat yang cukup tinggi sehingga memberi energi untuk melakukan aktifitas selama 90 menit nonstop. Pisang bebas kolesterol. Pisang juga mengandung tiga gula alami, sukrosa, fruktosa dan glucosa. Tidak hanya itu, buah yang tumbuh di iklim tropis ini membantu mengatasi dan mencegah beberapa macam penyakit dan gangguan kesehatan. Pisang merupakan buah yang umumnya dikonsumsi para atlet lantaran memiliki manfaat untuk menambah energi.
Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 mg, serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin C 3 mg dan air 72 gram. Beberapa jenis di antaranya (Musa Acuminata, Musa Balbisiana dan Musa Xparadisiaca) menghasilkan buah yang dapat dikonsumsi secara langsung. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang. Adapula beberapa di antaranya yang berwarna jingga, merah, ungu atau bahkan hampir hitam.
Menurut dr Natalia Emmy, Spesialis Gizi Klilnik, Poli Gizi RSPAD Gatot Subroto, pisang memiliki kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. “Pisang mempunyai kandungan gizi yang sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-bauah lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin, yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak,” jelasnya. Natalia melanjutkan, pisang memiliki kandungan yang sangat diperlukan otak. “Pisang adalah alternatif cukup baik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis,” imbuhnya.
Namun perlu diingat, kandungan protein dan lemak pisang ternyata kurang bagus dan sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel, yang hanya 0,3 persen. “Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat yang sama (100 gram), hanya mengandung 54 kalori,” lanjut dr Emmy.
Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat jeda atau istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi. Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. “Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap, sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh,” katanya.
Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fluktosa yang mempunyai indeks glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. “Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun,” ungkapnya.
Menurut Natalia, mengonsumsi satu setengah buah pisang setiap hari akan mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin B6. Menyantap makanan kaya kalium dan vitamin B6, khususnya pisang segar (bukan pisang rebus atau pisang goreng) juga dapat mengurangi rasa nyeri, ngilu dan sakit pada persendian. Mengkonsumsi pisang 3-4 kali sehari dapat membantu mengurangi gejala radang sendi (arthritis).
Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 467 mg kalium, yang memberikan 13 persen kebutuhan kalium harian. Data penelitian menunjukkan bahwa pengambilan kalium oleh tubuh berhubungan dengan efek penurunan tekanan darah. Pada tahun 2001, FDA (Food and Drug Administration; semacam Badan POM di USA), menyetujui bahwa makanan yang merupakan sumber kalium dan rendah natrium barangkali dapat mengurangi resiko peningkatan tekanan darah.
Di dalam New England Journal of Medicine bahkan disebutkan bahwa mengkonsumsi satu buah pisang sehari dapat menurunkan resiko stroke sampai 40 persen. Jika Anda merasa lesu, ambil dan makanlah pisang. “Gula buah yang terkandung didalamnya (yang tergolong karbohidrat sederhana), akan mudah dicerna dan masuk ke aliran darah sehingga menghasilkan energi instan. Selain itu, dengan pasokan kalium dari pisang, jaringan otot akan bertenaga kembali selama beberapa saat sebelum tubuh mendapatkan pasokan energi darurat dari makanan utama,” urainya.
Untuk ibu hamil, pisang baik dikonsumsi karena mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun jangan berlebihan. Sebab, satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori. Bagi penderita Anemis, cukup mengonsumsi dua pisang setiap hari. Pisang yang kaya akan zat besi dapat merangsang produksi hemoglobin (sel darah merah) dan mengatasi tekanan darah karena mengandung zat potasium yang cukup tinggi dan rendah garam. Sehingga, membuat tekanan darah menjadi lebih baik.
Mencegah HIV Penelitian para ahli menunjukkan, pisang memiliki zat yang berpotensi menjadi penghambat infeksi virus HIV. Hasil penemuan ini diharapkan membuka jendela baru pada terapi pencegahan infeksi HIV yang hingga kini belum ditemukan obatnya. Para peneliti dari University of Michigan Medical School tertarik pada lektin, zat kimia yang secara alami ada di tanaman yang memiliki kemampuan menghentikan rantai reaksi berbagai jenis infeksi. Hasil uji laboratorium menunjukkan, lektin yang terdapat pada pisang sama efektifnya dengan obat anti HIV saat ini.
Cara baru untuk menghentikan penyebaran HIV mutlak diperlukan. Saat ini angka infeksi baru HIV melebihi jumlah individu yang mendapatkan obat antiretroviral, yakni 2.5 : 1. Padahal, belum ada tanda-tanda vaksin HIV akan hadir dalam waktu dekat. Saat ini penggunaan kondom masih jadi pencegah penularan HIV yang paling efektif apabila digunakan secara konsisten dan benar. Cara pencegahan lain yang juga efektif adalah mencegah penularan lewat Miss V dan dubur menggunakan obat yang mampu mencegah HIV masuk ke sel target.
Riset yang dilakukan peneliti dari Michigan University menunjukkan cara kerja lektin yang bisa mengenali penyerangan dari luar tubuh seperti virus. Selain memiliki potensi yang sama dengan obat anti-HIV yang ada saat ini, lektin pada pisang juga lebih murah untuk diproduksi sebagai obat yang bisa dijangkau masyarakat luas. Lektin dari pisang ini diyakini lebih efektif apabila dipakai dalam komponen obat pencegah virus yang dioles di alat kelamin atau dubur.
Sumber : www.okezone.com
Vitamin Turunkan Risiko Penyakit Jantung
TAK hanya bermanfaat menjaga vitalitas dan daya tahan tubuh, konsumsi vitamin secara teratur dapat mencegah penyakit tertentu. Salah satunya penyakit jantung.
Vitamin merupakan nutrisi tanpa kalori yang penting dan dibutuhkan untuk metabolisme tubuh manusia. Vitamin tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia, tetapi diperoleh dari makanan seharihari. Fungsi khusus vitamin adalah sebagai kofaktor (elemen pembantu) untuk reaksi enzimatik.
Vitamin juga berperan dalam berbagai macam fungsi tubuh lainnya, termasuk regenerasi kulit, penglihatan, sistem susunan syaraf, sistem kekebalan tubuh, dan pembekuan darah. Tubuh membutuhkan jumlah yang berbeda untuk setiap vitamin. Setiap orang punya kebutuhan vitamin yang berbeda.
Penelitian terbaru menunjukkan, mengonsumsi multivitamin secara teratur dapat membantu wanita tanpa penyakit kardiovaskular untuk menangkal serangan jantung. Namun, khasiat pil vitamin tampaknya tidak akan berpengaruh pada wanita yang telah menderita penyakit jantung. Studi ini dilakukan oleh Dr Susanne Rautiainen dan rekan-rekannya di Karolinska Institutet di Stockholm, Swedia.
Temuan ini tidak memberikan jawaban atas pertanyaan apakah vitamin berguna sebagai pencegahan penyakit. “Sangat penting untuk diingat bahwa pengguna multivitamin cenderung menjadi sehat secara umum. Mereka biasanya akan mengurangi rokok, lebih aktif secara fisik, dan memiliki pola makan yang sehat,” kata Rautiainen.
“Bahkan jika kita telah dikendalikan oleh sejumlah faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku sehat, kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa kita bisa mengukur gaya hidup sehat kita melalui pengonsumsian multivitamin,” lanjutnya seperti dikutip Reuters. Diketahui, sekitar setengah dari orang dewasa Amerika Serikat dilaporkan mengonsumsi multivitamin secara teratur.
Rautiainen dan timnya menyebutkan di dalam jurnal American Journal of Clinical Nutrition, di negara-negara industri penggunaan multivitamin tersebar luas. Sementara kebijaksanaan konvensional di negara-negara tersebut menyatakan bahwa mengonsumsi vitamin bisa membantu mencegah penyakit jantung. Para peneliti mengungkapkan, sebenarnya ada sedikit bukti untuk mendukung klaim tersebut.
Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan vitamin dan penyakit jantung pada wanita, Rautiainen dan timnya mengikutsertakan 31.671 orang wanita tanpa riwayat penyakit jantung dan 2.262 wanita yang memang memiliki penyakit jantung selama 10 tahun terakhir. Para wanita tersebut berusia antara 49 sampai 83 tahun di awal-awal penelitian, dan sekitar 60 persen di masing-masing kelompok menggunakan beberapa jenis suplemen makanan yang sama.
Selama waktu periode yang diamati, 932 serangan jantung terjadi di kelompok para wanita tanpa sejarah penyakit jantung, sedangkan 269 wanita dengan penyakit jantung juga mengalami serangan jantung. Di antara para wanita yang awalnya tidak memiliki penyakit jantung dan tidak memakan suplemen diet, 3,4 persen di antaranya mengalami serangan jantung, dibandingkan dengan 2,6 persen wanita yang mengonsumsi multivitamin ditambah suplemen lain.
Ini diterjemahkan dengan risiko serangan jantung sekitar 27 persen lebih rendah kepada wanita yang mengonsumsi vitamin. Sementara di antara wanita dengan penyakit jantung, 13 persen dari yang tidak menggunakan vitamin mengalami serangan jantung, dibandingkan dengan 14 persen wanita yang mengonsumsi multivitamin. Hasil ini sebenarnya bukan perbedaan yang signifikan (berarti bisa saja karena kebetulan).
Untuk wanita tanpa penyakit jantung pada awal-awal penelitian, mengonsumsi multivitamin kurang dari lima tahun dapat mengurangi risiko serangan jantung sebesar 18 persen dibandingkan dengan non-pengguna suplemen. Sementara pengguna vitamin selama 10 tahun atau lebih akan mengurangi risiko hingga 41 persen.
Sebelumnya, penelitian lainnya juga menghasilkan temuan yang sama yaitu konsumsi vitamin mencegah penyakit jantung. Kesehatan jantung, seperti yang sering Anda dengar, bergantung pada penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan peningkatan kadar kolesterol baik (HDL). Tapi sekarang ini, anjurannya tidak sesederhana itu.
Temuan terbaru menunjukkan bahwa kolesterol jahat merupakan bagian dari sebuah aksi ganda. Dan tablet vitamin, menurut temuan studi ini, bisa digunakan sebagai pengobatan baru penyakit jantung. Peneliti menemukan bahwa LDL mempunyai saudara kembar yang dikenal dengan lipoprotein(a), yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Memiliki LDL dan Lp(a) akan menggandakan risiko dan meningkatkan risiko penyumbatan arteri.
(Koran SI/Koran SI/tty)
Sumber : www.okezone.com
Yuk, Contek Rahasia Mesra Brangelina!
PASANGAN Brad Pitt-Angelina Jolie sering diisukan berpisah. Namun, pasangan yang disapa Brangelina itu selalu menampilkan kemesraan di depan publik. Pantas saja bila keduanya disebut sebagai pasangan paling "hot" di Hollywood.
Dengan kondisi tersebut, banyak pasangan Hollywood dan di seluruh dunia merasa iri. Tentu, mereka pun ingin rahasia di balik kemesraan Brangelina. Untuk mengetahuinya, pemaparan dari Allwomanstalk berikut bisa Anda contek:
Nikmati "Me Time"
Di sela-sela rutinitas kesibukan, kedua bintang film ini masih menyempatkan waktu menikmati "me time". "Me time" di sini dalam arti tanpa gangguan buah hati.
Nah, untuk mengikuti cara mereka menikmati "me time", Anda bisa menitipkan buah hati pada pengasuh atau anggota keluarga lain. Jika Anda hanya memiliki waktu 10 menit gunakanlah sebaik mungkin.
Agar suasana kian mesra, Anda bisa menikmati waktu luang yang tersisa dengan berpelukan atau makan malam romantis di rumah. Harus Anda ingat, untuk mendapatkan hubungan yang mesra, cinta harus tetap dipelihara. Jadi, luangkanlah waktu jika Anda dan pasangan ingin memiliki hubungan yang panas dan membara.
Kehidupan seks selalu membara
Sebuah hubungan pasutri pasti tak lepas dari seks. Pasalnya, hubungan mesra erat kaitannya dengan kehidupan seks. Semakin panas kehidupan seks Anda dan pasangan, maka hubungan pun akan semakin baik.
Selain bisa membuat hubungan lebih menakjubkan, seks juga dapat membuat Anda dan pasangan merasa lebih baik dan bersemangat.
Seks juga bisa menciptakan sebuah ikatan yang kuat antara Anda dan pasangan, sehingga membuat Anda berdua merasa lebih dekat satu sama lain.
Jika Anda mulai mengabaikan kehidupan seks, maka secara tidak sadar Anda tengah mengizinkan celah besar menjadi penghalang. Salah satu rahasia hubungan mesra Pitt dan Jolie terletak pada kehidupan seks mereka yang hebat dan selalu membara.
Mulutmu harimaumu
Mulutmu harimaumu. Ungkapan tersebut benar adanya. Artinya, Anda harus berhati-hati dengan apa yang diucapkan, apalagi saat berselisih dengan pasangan. Karena, mungkin apa yang Anda katakan bisa menyakiti hati pasangan.
Perlu Anda ingat, bahwa perselisihan antara Anda dan pasangan bisa membuat hubungan tak lagi hangat. Menjaga hal-hal yang sifatnya pribadi, menghormati pasangan Anda dan membahas setiap masalah secara dewasa akan membuat hubungan lebih baik.
Menjaga penampilan
Salah satu upaya menjaga kemesraan adalah, menjaga penampilan. Langkah yang satu ini sangat dibutuhkan untuk memupuk rasa cinta.
Seperti halnya saat tanda-tanda penuaan mulai muncul di wajah Pitt, bintang "Salt" Angelina Jolie pun merayu pasangan hidupnya itu menyambangi seorang dokter bedah plastik.
Tak hanya agar wajah Pitt terlihat lebih muda, ini juga dilakukan Jolie untuk menghidupkan kembali gairah cinta, terutama saat berada di atas ranjang.(nsa)
Sumber : www.okezone.com
Subscribe to:
Posts (Atom)